Apa yang menjadikan seorang guru hebat?


Penelitian demi penelitian menunjukkan faktor yang paling penting dalam menentukan kualitas pendidikan yang diterima seorang anak  adalah kualitas gurunya.

Apa yang membuat seorang guru hebat? Mengajar merupakan salah satu pekerjaan yang paling rumit saat ini. Pekerjaan ini menuntut pengetahuan yang luas tentang materi pelajaran, kurikulum, dan standar; antusiasme, sikap peduli, dan cinta belajar, pengetahuan disiplin dan teknik pengelolaan kelas, dan keinginan untuk membuat perbedaan dalam kehidupan para generasi muda. Dengan semua kualitas yang diperlukan, maka tidak mengherankan bahwa sangat sulit untuk menemukan guru hebat.

Berikut adalah beberapa karakteristik guru besar

  • Guru hebat menetapkan harapan tinggi untuk semua anak didiknya. Mereka berharap bahwa semua anak didiknya dapat dan akan mencapai prestasi di kelas mereka, dan mereka tidak menyerah pada anak yang kurang berprestasi.
  • Guru yang hebat memiliki tujuan tertulis yang jelas. Guru yang efektif memiliki rencana pembelajaran yang memberikan peserta didik ide yang jelas tentang apa yang akan mereka pelajari, apa tugasnya dan bagaimana penilaiannya. Tugas memiliki tujuan pembelajaran dan memberikan peserta didik banyak kesempatan untuk berlatih keterampilan baru. Guru konsisten dalam memberikan penilaian dan mengembalikan tugas mereka pada waktu yang tepat.
  • Guru yang hebat selalu siap dan terorganisir. Mereka berada di kelas mereka lebih awal dan siap untuk mengajar. Mereka menyajikan pelajaran dengan cara yang jelas dan terstruktur. Kelas mereka diatur sedemikian rupa untuk meminimalkan gangguan.
  • Guru besar melibatkan para siswa dan membuat mereka melihat banyak hal dalam berbagai cara. Guru yang efektif menggunakan fakta-fakta sebagai titik awal, bukan titik akhir, mereka menanyakan pertanyaan “mengapa”, melihat semua sisi dan mendorong peserta didik untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya. Mereka sering mengajukan pertanyaan untuk memastikan semua peserta didik mengikuti dari awal. Mereka mencoba untuk melibatkan seluruh kelas, dan tidak membiarkan hanya beberapa peserta didik saja yang mendominasi kelas. Mereka menjaga peserta didik termotivasi dengan berbagai pendekatan yang ramai.
  • Guru hebat membentuk hubungan yang kuat dengan peserta didik mereka dan menunjukkan bahwa mereka peduli tentang mereka sebagai pribadi. Guru hebat  itu memberi kehangatan, dapat didekati, antusias dan peduli. Guru dengan kualitas ini biasanya tinggal setelah sekolah dan membuat diri mereka tersedia untuk siswa dan orang tua yang membutuhkannya. Mereka terlibat dalam komite sekolah dan kegiatannya, dan mereka menunjukkan komitmen untuk sekolah.
  • Guru yang hebat menguasai materi pelajarannya. Mereka menunjukkan keahlian dalam mata pelajaran yang mereka ajarkan dan menghabiskan waktu untuk terus mendapatkan pengetahuan baru di bidang mereka. Mereka menyajikan materi dengan cara yang antusias dan menanamkan rasa ingin tahu pada peserta didiknya  untuk belajar lebih banyak dengan cara mandiri.
  • Guru hebat sering berkomunikasi dengan orang tua. Mereka berkomunikasi dengan orang tua melalui konferensi dan laporan tertulis. Mereka tidak ragu untuk mengambil telepon untuk menghubungi orangtua jika mereka khawatir tentang seorang peserta didik.

Apa makna “Tidak Ada Anak Yang Tertinggal” untuk kualitas guru

Peran guru menjadi faktor yang lebih penting dalam pendidikan dengan berlakunya  hukum The No Child Left Behind  pada tahun 2002.

Berdasarkan undang-undang, guru SD harus memiliki gelar sarjana dan lulus tes ketat dalam bidang kurikulum inti. Guru sekolah menengah dan tinggi harus menunjukkan kompetensi dalam bidang pelajaran yang mereka ajarkan dengan melewatkan tes atau dengan menyelesaikan akademis utama, sarjana atau program kerja yang sebanding. Persyaratan ini sudah berlaku untuk semua rekrutan baru.

Di Amerika, sekolah diminta untuk memberitahu orang tua tentang kualifikasi dari semua guru, dan mereka harus memberitahu orang tua jika anak mereka diajarkan selama lebih dari empat minggu oleh guru yang tidak berkualifikasi. Sekolah yang tidak mengikuti hal ini berisiko kehilangan dana federal.

Meskipun undang-undang Amerika mengharuskan setiap negara bagian untuk memiliki guru-guru yang berkualitas di setiap kelas akademis inti pada akhir tahun ajaran 2005-2006, tidak ada satupun negara bagian menepati tenggat waktu itu.

Departemen Pendidikan AS  kemudian mengharuskan setiap negara bagian untuk menunjukkan bagaimana mereka akan memenuhi persyaratan tersebut. Kebanyakan negara bagian memuaskan pemerintah bahwa mereka sedang membuat upaya yang serius, tapi beberapa diberitahu untuk menunjukkan rencana/gagasan baru

Apakah sistem pendidikan Indonesia juga seperti ini?

Source: Hasil terjemahan dari artikel  “What Makes Great Teacher”

What Do You Think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s